Cara Membuat Catatan Tabungan di Buku Tulis
Panduan dan Tutorial Cara Membuat Catatan Tabungan di Buku Tulis

Inilah Cara Membuat Catatan Tabungan di Buku Tulis

Alkisahnews.com – Cara membuat catatan tabungan di buku tulis adalah hal penting. Dengan adanya catatan ini, tabungan bisa dibuat lebih mudah. selain itu, data tersebut akan sangat berguna untuk dipakai menjalankan aktivitas lain.

Perlu diingat, data terkait tabungan sendiri terkadang menjadi masalah. Karena beberapa orang sering tidak sadar terhadap kondisi terbaru dari tabungannya. Ketidaksadaran akan hal ini merupakan kesalahan besar.

Perlu diingat jika tabungan dibuat untuk suatu keperluan. Jika tabungan tidak terkontrol, bukan tidak mungkin uang yang terkumpul di luar perkiraan. Nantinya keperluan yang ada akan sulit dipenuhi.

Adalah kesalahan jika menganggap tabungan hanya digunakan oleh orang tua. Keberadaannya juga bisa dipakai untuk anak-anak. Oleh sebab itu, cara membuat buku tabungan sendiri di rumah bisa juga diajarkan pada anak.
Nantinya kemandirian anak akan terbangun dengan memiliki tabungan. Selain itu, konsistensi anak juga terlatih dengan memiliki tabungan sendiri.

Cara Membuat Catatan Tabungan di Buku Tulis

Jika Anda ingin membuat catatan tersebut, pastikan sudah memahami istilah yang ada di dalamnya. Umumnya ada tiga istilah utama yang akan ditambahkan saat mencatat tabungan.

Istilah pertama adalah setoran. Istilah setoran ditambahkan untuk menulis uang yang masuk ke dalam tabungan. Lalu ada juga istilah penarikan. Penarikan ditulis sebagai informasi terkait saldo tabungan yang ditarik.

Terakhir adalah saldo. Ini memperlihatkan jumlah terbaru dari tabungan yang dimiliki. Jika ketiganya sudah dipahami, langsung saja membuat tabungannya. Secara umum, cara menulis buku tabungan di buku besar sendiri terbagi menjadi data harian, mingguan, dan bulanan.

1. Harian

Pertama adalah membuat catatan tabungan harian. Untuk membuat catatan harian, ada lima kolom yang perlu dibuat. Kolom tersebut antara lain tanggal, keterangan, setoran, penarikan, dan saldo.

Sedang Trending :  Cara Menagih Hutang ke Orang yang Susah Bayar Penting Diketahui

Dalam pembuatan tanggal, gunakan saja angka 1 sampai 31. Nantinya angka tersebut menjadi ciri tanggal di bulan tersebut. Jika bulannya tidak sampai 31, gunakan saja angka terakhir yang menunjukkan bulan tersebut.

Jika ada dua aktivitas yang dilakukan dalam satu hari, buat saja angkanya menjadi dua. Jadi tidak masalah apabila ada dua angka 1 di dalam tanggal. Selain itu, tidak perlu menambahkan tanggal yang tidak terdapat aktivitas.

2. Mingguan

Setelah data harian dimiliki, jangan lupa juga untuk membuat data mingguan. Data mingguan ini jauh lebih sederhana. Itu karena setiap bulannya hanya terdiri dari empat atau lima minggu.

Ini membuat data tersebut hanya berisi empat atau lima baris. Untuk isi kolomnya, perbedaan dengan data harian tidak terlalu jauh. Nantinya kolom tersebut berisi nomor, keterangan, setoran, penarikan, dan saldo.

Untuk nomor ini bisa diisi dengan angka 1 sampai 5. Keterangan sendiri bisa diisi dengan tulisan minggu ke-1 hingga minggu ke-5. Setelah itu, isilah data setoran, penarikan, dan saldo dengan mengacu pada data harian yang sebelumnya dibuat.

3. Bulanan

Selanjutnya adalah membuat data bulanan. Dalam pembuatan data bulanan, isi setiap kolomnya sama dengan data mingguan. Nantinya ada lima kolom yang perlu dibuat dengan berisi No, Keterangan, setoran, penarikan, dan saldo.

Perhatian khusus perlu diberikan pada keterangan. Nantinya keterangan bisa diisi dengan nama bulan. Oleh sebab itu, data bulanan pasti berisi 12 baris.

Kunci utama dari membuat catatan tabungan di buku tulis adalah ketelitian. Itu karena seseorang sering tidak teliti saat menuliskan berbagai data. Sikap tidak teliti ini jelas merupakan kesalahan.

Nantinya data di dalam tabungan menjadi tidak akurat dan berefek fatal. Kondisi tersebut jelas akan merugikan Anda sebagai pemilik tabungan. (SA)

Tinggalkan Balasan