Belakangan ini, pertanyaan “berapa penghasilan dari CapCut?” makin sering muncul karena banyak konten viral yang bilang bisa dapat uang “tanpa modal”. Sebagian orang benar-benar dapat payout dari event, sebagian lain merasa zonk karena syaratnya tidak dipahami atau berharap hasil instan.
Di artikel ini, kita bahas angka yang realistis—mulai dari pemula sampai pro—plus faktor penentu,
simulasi penghasilan, dan jawaban jujur: apakah CapCut cocok jadi penghasilan utama?
Ringkasnya:
- Event/undang teman: biasanya uang tambahan (tergantung periode & aturan event).
- Template creator & afiliasi: bisa naik jadi lebih serius kalau konsisten.
- Skill edit (jasa/brand/creator): paling berpotensi stabil untuk jangka panjang.
- Cara Mendapatkan Uang dari CapCut
Dari Mana Penghasilan CapCut Berasal?
Banyak orang mengira uang dari CapCut hanya dari “klik link dapat uang”. Faktanya, ada beberapa jalur yang sering dibahas:
- Event resmi CapCut (misi, login, undang teman/invite).
- Program kreator template (penghasilan dipengaruhi performa template).
- Afiliasi (misalnya mengarahkan orang ke paket berbayar/fitur tertentu jika programnya tersedia).
- Penghasilan turunan dari skill: jasa edit video, paket konten UMKM, konten edukasi yang dimonetisasi di platform lain.
Poin pentingnya: CapCut adalah alat & ekosistem. Ada peluang uang dari event atau programnya,
tapi untuk menjadi “besar dan stabil”, biasanya perlu skill, distribusi, dan konsistensi.
Kisaran Penghasilan: Pemula sampai Pro (Realistis)
Angka di bawah ini adalah kisaran realistis yang sering terjadi di lapangan (bukan janji pasti), karena hasil
sangat dipengaruhi aturan event yang berubah, performa template, dan kemampuan promosi.
1) Pemula: Mengandalkan Event/Undang Teman
Bagi pemula, jalur termudah adalah ikut event dan mengajak teman melalui link/kode. Namun, penghasilan biasanya:
- Rp20.000 – Rp150.000 per periode event (umum terjadi).
- Jika punya audiens & konversi bagus: bisa naik ke Rp200.000 – Rp500.000 (tidak selalu).
Kenapa tidak selalu besar? Karena event biasanya punya syarat (akun baru, aktivitas tertentu, batas harian),
serta bisa berubah atau hilang sewaktu-waktu.
2) Menengah: Kreator Template (Mulai Serius)
Di level ini, kamu tidak hanya ikut event, tetapi bikin template yang dipakai banyak orang. Potensinya:
- Pemula template: ratusan ribu per bulan (jika ada yang “nyangkut”).
- Template mulai rutin perform: Rp1–5 juta per bulan (butuh konsistensi).
Catatan: “template bagus” saja belum cukup. Template yang menang biasanya yang ikut tren dan mudah dipakai.
3) Pro: Gabungan Template + Distribusi + Skill Editing
Level pro biasanya tidak mengandalkan satu sumber. Mereka gabungkan:
template + konten pendek di TikTok/IG/Shorts + afiliasi + jasa/brand.
Potensi penghasilan bisa:
- Rp5–20 juta per bulan (lebih realistis untuk yang sudah punya ritme & audiens).
- Bisa lebih, tapi umumnya karena ada penghasilan turunan (brand deal, klien, produk digital), bukan murni dari event.
Faktor Penentu Besar Kecilnya Penghasilan
Kalau kamu ingin mengukur peluang, fokus pada faktor yang bisa kamu kontrol:
1) Jalur Monetisasi yang Kamu Pilih
Event itu “bonus”, sedangkan template/skill itu “aset”. Semakin kamu bergerak ke arah skill-based,
biasanya semakin besar dan lebih stabil.
2) Kualitas Audiens & Cara Promosi (Bukan Sekadar Banyak Link)
Mengirim link ke 20 grup belum tentu menang. Seringnya yang lebih efektif adalah membuat konten yang
menjawab pertanyaan orang: “gimana cara ikut event?”, “syaratnya apa?”, dan “cara tarik saldo?”
dengan jelas—baru sisipkan link kamu.
3) Konsistensi & Volume Percobaan
Banyak kreator yang “meledak” bukan karena satu karya, tapi karena mencoba berkali-kali sampai ketemu format yang pas.
Template juga begitu: upload, evaluasi, perbaiki, ulang.
4) Tren dan Timing
CapCut kuat di tren. Template yang mengikuti momentum (lagu, challenge, momen musiman) biasanya punya peluang lebih tinggi.
5) Kepatuhan Aturan & Anti-Fraud
Ini penting untuk trust: hindari trik spam, akun palsu, atau manipulasi. Selain berisiko, hasilnya sering tidak bertahan.
Fokuslah pada cara yang aman dan wajar.
Contoh Simulasi Penghasilan (Biar Kebayang Angkanya)
Simulasi ini dibuat agar kamu punya gambaran—bukan janji, karena tiap event/program punya ketentuan yang bisa berubah.
Simulasi A: Pemula Ikut Event Undang Teman
- Promosi ke WhatsApp + TikTok kecil
- Dapat 12 pendaftar baru yang memenuhi syarat
- Reward rata-rata efektif (setelah syarat terpenuhi): Rp5.000/orang
Perkiraan hasil: 12 × Rp5.000 = Rp60.000 per periode event.
Pelajaran: event cocok untuk uang tambahan, tapi untuk besar biasanya butuh volume besar atau audiens kuat.
Simulasi B: Kreator Template Pemula (1 Bulan)
- Upload 12 template (3 template/minggu)
- 2 template perform sedang, sisanya biasa
Perkiraan hasil: Rp300.000 – Rp1.000.000 (tergantung performa & program yang berlaku).
Pelajaran: peluang naik jika kamu punya “formula” template yang mudah dipakai dan mengikuti tren.
Simulasi C: Pro (Template + Konten + Jasa)
- Upload template rutin + buat 20–30 video pendek/bulan
- Masuk 2 klien UMKM untuk paket konten
Perkiraan hasil: template + bonus program Rp2–7 juta + jasa Rp3–10 juta.
Pelajaran: penghasilan “besar” biasanya muncul dari ekosistem: CapCut jadi alat utama, uang datang dari banyak pintu.
Apakah CapCut Cocok Jadi Penghasilan Utama?
Jawaban jujurnya: bisa, tapi bukan dengan cara “event-only”. Kalau kamu hanya mengandalkan event undang teman,
penghasilan cenderung tidak stabil karena bergantung periode dan aturan.
Cocok jadi penghasilan utama jika:
- Kamu siap membangun skill editing dan storytelling.
- Kamu mau konsisten (bukan coba 3 hari lalu berhenti).
- Kamu punya atau mau membangun audiens (TikTok/IG/YouTube).
- Kamu mau diversifikasi: template + jasa + afiliasi + produk/brand.
Kurang cocok jika:
- Kamu berharap hasil cepat tanpa belajar.
- Kamu hanya mengandalkan “invite friend” tanpa strategi konten.
- Kamu tidak nyaman beradaptasi dengan tren yang berubah.
Jika targetmu penghasilan utama, gunakan event sebagai pemanasan, tapi bangun aset jangka panjang:
portofolio edit, template, dan kemampuan distribusi.
FAQ Singkat (Pertanyaan yang Paling Sering Muncul)
1) Apakah benar CapCut bisa menghasilkan uang tanpa modal?
Bisa lewat event tertentu (misalnya undang teman/misi), tapi hasilnya biasanya kecil dan bergantung syarat. Untuk hasil lebih besar, “modal”-nya bergeser menjadi waktu, konsistensi, dan skill.
2) Kenapa teman saya dapat banyak, saya tidak?
Umumnya karena perbedaan audiens, cara promosi, jumlah pendaftar yang benar-benar memenuhi syarat, dan periode event yang berbeda. Banyak orang terjebak karena hanya mengumpulkan klik, bukan pendaftar valid.
3) Cara paling aman untuk pemula mulai dari mana?
Mulai dari event untuk belajar alurnya, lalu naik level dengan bikin konten edukasi “cara ikut event” + mulai coba bikin template. Target 30 hari konsisten dulu agar kamu punya data performa.
Alkisahnews.com Situs Berita Informasi Asuransi, Bisnis, Teknologi, Gadget, & Aplikasi Situs Berita Informasi Asuransi, Bisnis, Teknologi, Gadget, & Aplikasi