Premi Asuransi, Ulasan Lengkap Pengertian, Tujuan, Fungsi, Cara Menghitung, dan Cara Membayar
Premi Asuransi, Ulasan Lengkap Pengertian, Tujuan, Fungsi, Cara Menghitung, dan Cara Membayar. Sumber gambar: Pixabay Free License

Premi Asuransi, Ulasan Lengkap Pengertian, Tujuan, Fungsi, Cara Menghitung, dan Cara Membayar

Berikut ini ulasan lengkap mengenai premi asuransi meliputi pengertian, tujuan, fungsi, cara menghitung, dan cara membayar nya. Silahkan disimak dengan baik dan seksama.

Sedikit orang yang beli asuransi atas dasar memahami tentang produk asuransi itu. Banyak orang malah beli asuransi tanpa pahami secara jelas berkenaan faedah dan wujud pelindungan yang bakal diperoleh. Tentu saja hal itu bisa memunculkan salah tafsiran yang berbuntut pada rugi di tengah-tengah atau akhir saat asuransi jalan. Salah satu perihal yang sering lepas dari perhatian ialah premi asuransi.

Kamu sepakat kan jika asuransi memang mempunyai beberapa istilah yang kadang memusingkan. Berikut yang membuat beberapa calon nasabah jarang membaca isi polis, hingga tidak memerhatikan semua ketetapan yang tercantum pada polis, terhitung berkenaan premi.

Lalu, apa sich premi asuransi itu? Apa peranan premi dan bagaimanakah cara hitung sampai langkah bayarnya? Pada artikel ini, Kami akan mengulasnya.

Apa Pengertian Premi Asuransi

Premi asuransi (in English: Insurance Premium) ialah tanggungan ongkos sebagai kewajiban nasabah dan harus dibayarkan sesuai jumlah dan periode saat yang telah ditetapkan awalnya.

Pembayaran premi ini biasanya dilaksanakan tiap bulan sesuai tempo yang direncanakan, tetapi ada pula yang cukup dilaksanakan satu barangkali dengan jumlah yang besar. Beberapa hal berkenaan premi itu ditetapkan sesuai persetujuan dan tercantum pada polis. Polis ini sebagai document kesepakatan yang sudah disetujui oleh faksi tertanggung (nasabah) dan faksi penanggung (perusahaan asuransi).

Macam dan Jenis Premi Asuransi

Berdasar macamnya, premi asuransi dipisah jadi beberapa macam misalnya:

Premi Kecelakaan Diri

Premi asuransi kecelakaan diri sebagai ongkos yang perlu dikeluarkan atau dibayar untuk memperoleh agunan yang memikul semua resiko bila setiap saat terjadi kecelakaan pada pemegang polis atau nasabah. Premi ini benar-benar diperlukan warga, ingat resiko atas berlangsungnya kecelakaan tinggi sekali di jalan. Terutama untuk warga yang sering keluar dari rumah dengan memakai kendaraan.

Biasanya, asuransi kecelakaan diri terbagi dalam 2 opsi premi, yakni premi untuk perlindungan saat berlibur yang jamin nasabah sepanjang liburan dan premi asuransi kecelakaan saat mengemudi yang memikul resiko bila terjadi kecelakaan mobil atau motor.

Premi Perjalanan

Tipe premi yang ke-2 ialah premi asuransi perjalanan. Premi ini jamin pelindungan keuangan saat kamu melakukan perjalanan, baik internasional atau lokal. Tipe asuransi ini benar-benar pas buat kamu yang sering lakukan perjalanan jauh, khususnya untuk kebutuhan kerja. Biasanya, premi untuk pelindungan diperjalanan ini cuman dibayar satu barangkali yakni di saat beli ticket perjalanan.

Premi Kesehatan

Premi asuransi kesehatan memberikan agunan untuk pelindungan kesehatan nasabah. Bila kamu bayar premi asuransi kesehatan, karena itu semua ongkos penyembuhan bila setiap saat sakit akan dijamin oleh faksi asuransi. Besaran yang dijamin bergantung dari berapakah premi yang dibayar tiap bulannya dan produk asuransi kesehatan apa yang diambil. Tentu saja, bayar premi untuk perlindungan kesehatan tiap bulan lebih murah daripada bayar ongkos penyembuhan yang naik terus dari sekian waktu.

Tujuan dan Fungsi Dari Premi Asuransi

Kemungkinan kamu bertanya, sesungguhnya apa sich peranan dan arah dari premi asuransi? Untuk tertanggung dan penanggung, premi mempunyai peranan dan arah untuk kedua pihak dengan rincian sebagai berikut ini:

Bagi Nasabah

Peranan dan arah premi asuransi untuk nasabah diantaranya:

Dijaminkan Perlindungan

Dengan bayar premi asuransi, nasabah akan memperoleh agunan pelindungan pada bermacam resiko yang kemungkinan dirasakan. Karena, tidak ada yang bisa menyangka kapan peristiwa jelek akan menerpa dan memunculkan rugi, oleh karenanya resiko itu perlu ditanggung oleh perusahaan asuransi. Nasabah dapat memperoleh agunan pelindungan hingga rugi besar bisa diminimalkan.

Resiko Dialihkan

Selainnya memperoleh agunan pelindungan, nasabah dapat mengubah semua resiko rugi ke perusahaan asuransi. Perusahaan asuransi sebagai penanggung akan bayar beberapa ganti kerugian pada resiko rugi yang dialami oleh nasabah. Ganti kerugian itu bisa berbentuk uang atau santunan.

Biaya Dimeratakan

Untuk nasabah, premi berperan sebagai alat pemerataan ongkos. Tujuannya, cukup dengan keluarkan dana beberapa tertentu, karena itu nasabah tak perlu bayar ganti kerugian atas semua resiko yang banyaknya tidak pasti. Misalkan, kamu tak perlu memikul ongkos rumah sakit saat kamu harus jalani rawat inap karena kamu telah bayar premi asuransi kesehatan.

Bagi Pihak Asuransi

Selainnya mempunyai peranan dan arah untuk nasabah, premi mempunyai peranan dan arah untuk perusahaan asuransi, misalnya:

Dana Dihimpun

Dana yang dibayar oleh nasabah berbentuk premi akan digabungkan dan diatur oleh perusahaan asuransi supaya berkembang. Dana yang berkembang bisa dipakai untuk bayar ganti kerugian bila nasabah alami peristiwa yang tidak tersangka dan bikin rugi. Pengendalian dana itu dapat memberikan keuntungan untuk perusahaan asuransi.

Penyeimbang Asuransi

Faksi asuransi akan mengendalikan demikian rupa supaya pembayaran premi imbang dengan resiko yang bakal dijamin oleh perusahaan. Dengan langkah ini, kedua pihak tidak alami rugi atas persetujuan itu. Biasanya, jumlah premi akan ditetapkan berdasar biaya premi yang dikalikan dengan nilai pertanggungan yang diputuskan. Ini berlaku untuk asuransi lain selainnya asuransi jiwa. Sedang untuk asuransi jiwa, biasanya besarnya premi ditetapkan sesuai persetujuan atau ketentuan dari perusahaan asuransi.

Contoh Besaran Premi Asuransi

Berapakah sich besaran premi asuransi? Sama seperti yang sudah diulas awalnya, besaran premi ditetapkan oleh perusahaan asuransi berdasar jumlah atau nilai pertanggungan. Ini harus diakui dengan masak supaya tidak ada faksi yang alami rugi atas kesepakatan asuransi itu.

Berikut sebagai contoh besaran premi asuransi berdasar produk.

Premi Allianz

Walau telah ada BPJS, tetapi tidak ada kelirunya bila kamu beli produk asuransi kesehatan yang bisa mem-backup semakin banyak. Diantaranya ialah Allianz. Ada banyak tipe produk asuransi kesehatan yang dipunyai oleh Allianz, diantaranya Flexi CI (Rider), SmartMed Premier, SmartMed Cancer, SmartHealth Maxi Violet, dan asuransi kesehatan yang lain.

Sebagian orang kemungkinan takut beli produk asuransi kesehatan karena preminya yang mahal. Tetapi, ternyata besaran premi asuransi kesehatan Allianz cuman sekitar di antara Rp300 ribu sampai Rp30 juta saja /bulan. Ongkos kesehatan pada premi itu, bila dihitung tahunan besarnya ialah Rp2,empat juta buat kamu yang ambil premi paling kecil. Tidak besar untuk faedah kesehatan yang bakal didapatkan.

Dengan bayar premi untuk pelindungan itu, kamu dapat memperoleh uang pertanggungan bila wafat, sakit krisis, dan cacat masih tetap keseluruhan dengan keseluruhan Rp1 miliar ditambahkan secara gratis premi dan tabungan.

Misalkan, bila kamu ambil premi bulanan Rp300 ribu untuk asuransi unit link Allianz, karena itu kamu akan memperoleh uang pertanggungan wafat Rp350 juta, uang pertanggungan sakit krisis Rp350 juta, uang pertanggungan cacat masih tetap keseluruhan Rp350 juta, dan gratis premi /tahun Rp3,6 Juta dan investasi berbentuk tabungan.

Premi Asuransi Jiwa Prudential

Asuransi jiwa murni Prudential akan memikul rugi dan memberi santunan bila nasabah wafat. Santunan ini bisa diturunkan ke pewaris nasabah hingga bisa dirasa faedahnya.

Penghitungan besaran premi pelindungan jiwa sendiri bergantung dari produk asuransi jiwa terbaik yang mana diputuskan. Berikut daftarnya.

  • PRUuniversal Life dimulai dari Rp 250 ribu/bulan.
  • PRUlife Cover dimulai dari Rp 400 ribu/bulan.
  • PRUmy Child dimulai dari Rp 400 ribu/bulan.
  • PRUsafe Guard untuk wanita dimulai dari Rp 200-300 ribu/bulan, dan pria dimulai dari Rp 230-340 ribu/bulan.
  • PRUlink Angkatan Baru memulai dari Rp 400 ribu /bulan.
  • PRUlink Syariah Angkatan Baru memulai dari Rp 400 ribu /bulan.
  • PRUlink Assurance Akun dimulai dari Rp 400 ribu /bulan.
  • PRUlink Syariah Assurance Akun dimulai dari Rp 400 ribu /bulan.
  • PRUlink Capital Akun dimulai dari Rp 40 juta (sekali bayar/premi tunggal).
  • PRUlink Investor Akun dimulai dari Rp 12 juta (sekali bayar/premi tunggal).
  • PRUlink Syariah Investor Akun dimulai dari Rp12 juta (sekali bayar/premi tunggal).
  • PRU corporate Life minimum Rp tiga juta per polis untuk tertanggung lima orang /tahun.
  • PRU corporate Individual Accident minimum Rp tiga juta per polis untuk tertanggung lima orang /tahun.

Baca juga: Asuransi Kesehatan Prudential

Premi Garda Oto

Besaran premi asuransi mobil Garda Oto bergantung dari tipe pelindungan yang diputuskan. Ada 2 tipe pelindungan yakni TLO dan Comprehensive. TLO memberi agunan atas kerusakan mobil karena perampokan, sedang Comprehensive memberi agunan atau rugi dan kerusakan baik beberapa atau keseluruhnya yang disebabkan oleh semua resiko. Selainnya bergantung dari tipe pelindungan, besaran premi pelindungan kendaraan dari Garda Oto ditetapkan berdasarkan tipe dan umur mobil.

Faktor Yang Memberikan Pengaruh Besar Kecil Premi

Besaran premi untuk setiap produk pelindungan dan tipe tidak sama. Ada faktor-faktor yang memengaruhi kecil besarnya premi, misalnya:

  • Apa jenis barang yang diasuransikan (jiwa atau barang?)
  • Jenis alat pengangkut barang atau alat transportasi yang yang dipakai
  • Keadaan barang yang diasuransikan, apakah masih bagus atau membutuhkan perawatan
  • Metode penyimpanan

Khusus pada asuransi jiwa, faktor-faktor yang memengaruhi besaran premi diantaranya:

  • Usia nasabah
  • Kebiasaan merokok
  • Riwayat kesehatan dahulu dan saat ini
  • Jenis pekerjaan
  • Masa pertanggungan
  • Jumlah uang pertanggungan

Cara Menghitung Besaran Premi Asuransi

Jumlah premi yang perlu dibayarkan oleh nasabah sebagai hasil perkalian di antara biaya premi asuransi dengan keseluruhan harga pertanggungan. Rumus langkah hitungnya bisa disaksikan sebagai berikut ini:

Jumlah Premi = Biaya Premi x Keseluruhan Harga Pertanggungan

Lalu bagaimanakah langkah tentukan biaya premi dan harga pertanggungan?

Untuk tentukan biaya premi lumayan gampang, yakni berdasar pada yang pertanggungan yang bakal dibayar ke penanggung. Uang pertanggungan sebagai beberapa uang yang bakal dibayar oleh penanggung (perusahaan asuransi) ke tertanggung (pemegang polis tertanggung) bila terjadi rugi yang sudah diperjanjikan, seperti cacat, sakit, kematian, dan sebagainya.

Sedang untuk tentukan uang pertanggungan atau harga pertanggungan dengan lakukan perhitungan harga lumrah pada keadaan sekarang ini dari benda yang diasuransikan. Dalam masalah ini tidak dihitung nilai komersil, posisi, kekhasan, atau nilai seninya. Adapun tipe premi asuransi lain dalam akuntansi yang disebutkan dengan asuransi dibayarkan dari muka. Asuransi dibayarkan dari muka disimpulkan sebagai sisi dari premi yang dibayar pada awal oleh perusahaan pengguna layanan asuransi itu ke perusahaan penyuplai layanan asuransi. Tetapi, pembayaran itu belum berlaku pada tanggal laporan neraca masa itu.

Cara Membayar Premi Asuransi Dengan Mudah

Untuk memudahkan nasabah dalam bayar premi asuransi, biasanya perusahaan asuransi tawarkan bermacam opsi atau langkah bayar premi yang gampang namun tetap nyaman dan aman. Dimulai dari serahkan tunai, auto debit, kartu credit, atau lewat Virtual Akun.

Langkah pembayaran premi lewat auto debit rekening yang terbanyak digunakan, karena bisa menghindari nasabah dari resiko ketertinggalan. Meski begitu, nasabah dikasih kebebasan untuk bayar premi pelindungan itu dengan beberapa opsi sebagai berikut ini:

  • Auto debet rekening/ kartu kredit
  • Virtual account
  • Open payment
  • Kasir

Semua opsi langkah bayar premi pelindungan itu bisa diputuskan sesuai kenyamanan dan kemantapan hati nasabah.

Apakah Premi Asuransi Dapat Diambil?

Perlu dimengerti lebih dulu oleh nasabah atau faksi tertanggung jika pembayaran premi diinvestasikan oleh perusahaan asuransi ke instrumen keuangan. Tentu saja hasil investasi itu nanti bisa diambil oleh nasabah sebagai pemegang polis . Maka, bisa diambil kesimpulan jika premi pada produk pelindungan yang bisa diambil sebagai dari hasil putaran dana di instrumen investasi.

Akibat Keterlambatan Pembayaran Premi Asuransi

Premi sebagai kewajiban yang perlu dibayar oleh nasabah sesuai jumlah dan tempo yang sudah disetujui untuk memperoleh faedah asuransi. Bila premi dibayarkan bulanan, tentu saja ada batasan waktu optimal kapan premi itu harus dibayarkan. Janganlah sampai telat, karena ada banyak resiko yang perlu diterima bila terjadi ketertinggalan misalnya:

  • Kehilangan perlindungan yang berbuntut pada rugi keuangan. Misalkan, kamu tidak bisa mengeklaim ongkos penyembuhan rumah sakit bila kamu sakit tetapi pada kondisi polis mati. Pada akhirnya, kamu harus memakai uang individu untuk tutup resiko dan rugi itu. Ini muncul karena polis mati hingga faedah asuransi tidak bisa diberi kembali.
  • Bila kamu ingin polis kembali hidup, ada banyak ketetapan untuk hidupkan polis kembali. Misalkan kamu harus bayar bunga dan denda yang ditetapkan dan lakukan medical cek up kembali bila kamu kehilangan polis asuransi kesehatan.
  • Bila polis yang mati tidak bisa dihidupkan kembali, peluang terjelek kamu harus beli asuransi lain. Tentu saja ini bikin rugi karena kamu harus mengawali lagi dari proses awalnya, seperti isi formulir dan lakukan medical cek up. Tidak itu saja, bisa saja kamu kehilangan premi yang sudah kamu investasikan pada asuransi awalnya.

Cara Memilih Premi Asuransi yang Terjangkau Namun Sesuai dengan Manfaat yang Ditawarkan

Asumsi jika premi untuk perlindungan atau pelindungan itu mahal sebagai argumen khusus kenapa beberapa orang malas untuk beli produk asuransi. Akhirnya, kamu terus tunda dan menanti ‘punya uang’ untuk memakai asuransi. Pertimbangan ini pasti salah besar. Kamu dapat kok memperoleh premi untuk produk pelindungan yang harga dapat dijangkau, tetapi masih tetap dengan faedah yang lebih. Ini tips-nya.

1. Beli asuransi selagi masih muda

Tahukah kamu, jika makin tua usia seorang, karena itu makin mahal juga premi yang perlu dibayar? Ya, jumlah premi ditetapkan berdasar resiko yang dipunyai peserta. Perusahaan akan mengasumsikan jika makin tua umur seorang, maka semakin besar resiko yang perlu dijamin.

Oleh karenanya, belilah premi produk pelindungan saat lagi masih terbilang muda. Umur muda mempunyai beberapa resiko yang lumayan ringan, hingga jumlah premi yang perlu dibayarkan dapat dijangkau. Dengan faedah yang serupa, beli premi di umur muda akan lebih murah daripada beli premi di umur tua.

2. Pilih produk asuransi (kesehatan maupun jiwa) murni

Buat kamu yang ingin beli produk asuransi, pilih asuransi kesehatan murni atau asuransi jiwa murni bila tidak mau bayar premi dalam skala besar. Biasanya asuransi unit link memang tambah mahal daripada asuransi murni karena mempunyai nilai investasi.

Maka bila kamu memerlukan pertanggungan saja, karena itu belilah asuransi murni yang tidak mempunyai feature pengembalian premi ke nasabah. Perusahaan cuman akan memikul resiko bila terjadi rugi saja, sedang premi yang diinvestasikan tidak bisa diambil. Biasanya, tipe asuransi ini mempunyai premi yang tambah murah.

Kenali produk sebelum membeli

Asuransi tidak selamanya mahal, karena bila kamu jeli dan cermat, karena itu kamu dapat mendapati asuransi murah dengan pelindungan optimal. Janganlah lupa untuk sesuaikan keperluan dengan asuransi yang bakal dibeli. Yakinkan premi yang diputuskan sesuai keadaan keuangan karena bila tidak, keadaan keuangan di hari esok akan terancam.

Itu banyak hal berkenaan premi asuransi yang penting kamu kenali. Dengan pilih produk asuransi dengan besaran premi yang pas, kamu dapat mempunyai pelindungan optimal yang membuat perlindungan diri dari semua resiko dan rugi di hari esok. Janganlah lupa check produk sampai info sekitar asuransi di website ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *