Host ID untuk IP address kelas C adalah
Ilustrasi Host ID untuk IP address kelas C

Pertanyaan Host ID untuk IP Address Kelas C adalah Berapa?

Bagi Anda yang belum tahu, host ID untuk IP address kelas C adalah 8 bit. Sedangkan untuk network ID-nya tersusun atas 24 bit. Network yang bisa dibentuk berjumlah sekitar 2 juta dan masing-masing dapat menampung 254 Internet Protocol.

Biasanya IP address kategori ini dipakai untuk jaringan komputer yang ukurannya kecil, contohnya seperti LAN atau Local Area Network. Pada jaringan ini, perangkat keras yang dipakai tidak terlalu banyak. Untuk penggunaannya sendiri, pada satu area atau wilayah saja.

Karakteristik setiap kelas IP address berbeda-beda. Penjelasan lebih lengkapnya mengenai kelas C, baik karakteristik maupun contoh, akan diuraikan pada pembahasan berikut.

Penjelasan Mengenai Host ID untuk IP Address Kelas C adalah

Terdapat dua bagian IP address, yaitu network ID dan host ID. Tujuan dari bagian network yaitu mengidentifikasi jaringan dari jaringan lainnya. Sedangkan tujuan dari bagian satunya yaitu mengidentifikasi host dalam suatu jaringan.

Jadi, bisa dikatakan bahwa seluruh hosting yang tersambung dalam jaringan, mempunyai network ID yang sama. Kelas IP address terbagi menjadi lima, salah satunya adalah C. Perbedaan kelimanya terletak pada ukuran serta jumlah hostnya.

Sedang Trending :  Harga Laptop ASUS ROG Termurah

Untuk membedakan keduanya, terdapat garis pemisah. Ketentuannya sesuai dengan jenis kelas IP address. Kategori ini memiliki karakteristik khusus seperti pada uraian berikut beserta contohnya.

1. Karakteristik

Formatnya yaitu 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh. Untuk 3 bit yang pertama 110 dengan panjang network ID senilai 24 bit atau 3 Byte. Byte pertama 192-223 dengan jumlah 2.097.152 kelas C.

Panjang host ID sebesar 8 bit atau 1 Byte. Untuk kisaran range Internet Protocol 192.0.0.x hingga 223.255.255.x. Pada setiap kelas C, jumlah IP sebesar 254.

2. Contoh

Untuk mengetahui manakah yang termasuk network serta host ID, perhatikan salah satu contohnya. Misalnya alamat Internet Protocol yang dimiliki 192.168.1.1.

Network ID yang dimiliki adalah 192.168.1, sedangkan host ID-nya 1. Jadi, kesimpulannya, alamat IP tersebut memiliki host dengan nomor 1 pada network atau jaringan 192.168.1.

Akan berbeda lagi kodenya pada kelas lain, baik itu A, B, D maupun E. Bahkan aturan dasar pemilihannya juga memiliki ketentuan khusus. Salah satunya, dalam sebuah jaringan harus memiliki identitas host unik dan tidak boleh ada dua yang sama. (SA)

Baca Juga : Hosting Terbaik Indonesia

Tinggalkan Balasan