Transfer uang dari orang kaya ke orang miskin disebut
Ilustrasi Transfer Uang Horizontal

Pengertian Transfer Uang dari Orang Kaya ke Orang Miskin Disebut Apa?

Perlu Anda ketahui bahwa transfer uang dari orang kaya ke orang miskin disebut dengan redistribusi vertikal. Redistribusi vertikal adalah memberikan bantuan berupa uang tunai kepada seseorang yang memiliki kesulitan dalam perekonomian.

Tujuannya tentu untuk membantu seseorang yang masih mengalami kendala dalam perekonomian agar tetap semangat dan bangkit dalam keterpurukan. Umumnya, bentuk redistribusi vertikal ini berupa uang tunai.

Akan tetapi, masih banyak orang yang belum memahami betul perbedaan antara redistribusi vertikal dengan redistribusi horizontal. Secara makna, redistribusi vertikal dengan horizontal ini tidak memiliki perbedaan.

Sebab, kedua kata tersebut memiliki arti memberi transer uang kepada orang lain. Hanya saja, terdapat perbedaan objek yang diberi uang oleh seseorang. Sehingga, Anda harus tahu betul apa perbedaan antara redistribusi vertikal dengan horizontal.

Baca Juga : Redistribusi horizontal dapat pula bersifat apa?

Transfer Uang dari Orang Kaya ke Orang Miskin Disebut Redistribusi Vertikal dengan Perbedaannya Redistribusi Horizontal

Perlu Anda ketahui bahwa ada dua jenis redistribusi, yakni redistribusi vertikal dan redistribusi horizontal. Keduanya memang memiliki arti dan makna yang sama, yakni memberikan transfer uang cash kepada seseorang.
Namun tahukah Anda bahwa keduanya masih memiliki perbedaan yang harus diketahui. Untuk itu, ada perbedaan antara redistribusi vertikal dengan redistribusi horizontal. Di antaranya adalah:

Sedang Trending :  Pengertian dan Fungsi APBN dan APBD

1. Tujuan Transfer Uang

Perbedaan yang pertama adalah tujuan transfer uang. Untuk redistribusi vertikal ini yakni mentransfer uang dengan tujuan pada orang yang tidak mampu. Harapannya agar seseorang yang dibantu memiliki kesempatan untuk memperbaiki keadaan ekonomi.

Sedangkan, untuk redistribusi horizontal ini mentransfer uang kepada seseorang yang memiliki status sosial yang sama. Jadi, tujuan transfer uang juga bukan digunakan untuk memperbaiki ekonomi seseorang.

2. Lingkup Transfer Uang

Perbedaan yang kedua adalah lingkup transfer uang. Rata-rata, untuk redistribusi vertikal ini hanya pada lingkup seseorang yang mengalami masalah finansial. Sedangkan, untuk redistribusi horizontal ini masih dalam lingkup keluarga, seperti ayah, ibu, atau saudara kandung.

Sebagai orang yang memiliki rezeki lebih, maka Anda disarankan untuk memberikan sedikit uang kepada seseorang yang membutuhkan. Transfer uang ke orang tidak mampu disebut redistribusi vertikal. Tujuannya tentu untuk membantu kondisi finansial seseorang yang mengalami kesulitan ekonomi. (SA)

Tinggalkan Balasan