Pengalokasian Kembali Pendapatan yang Menunjuk pada Transfer Uang dari Orang Kaya ke Orang Miskin Disebut Dengan
Pengalokasian Kembali Pendapatan yang Menunjuk pada Transfer Uang dari Orang Kaya ke Orang Miskin Disebut Dengan Apa?

Pengalokasian Kembali Pendapatan yang Menunjuk pada Transfer Uang dari Orang Kaya ke Orang Miskin Disebut Dengan Apa?

AlkisahNews – Soal pengalokasian kembali pendapatan yang menunjuk pada transfer uang dari orang kaya ke orang miskin disebut dengan retribusi vertikal. Retribusi sendiri menyangkut ke banyak hal dan sebaiknya Anda ketahui apa saja retribusi ini untuk ekonomi yang lebih baik lagi.

Saat ini, ekonomi masih belum sepenuhnya merata dan soal ketimpangan ini telah menjadi salah satu penghambat pertumbuhan Indonesia. Kita masih bisa melihat orang di kondisi yang serba mudah dan di sisi lain juga ada yang kesulitan untuk memperbaiki kualitas ekonomi.

Secara sederhana, untuk memangkas ketimpangan ini, maka akan ada retribusi pendapatan. Retribusi pendapatan ada di dalam kehidupan negara untuk mengatasi masalah kesenjangan sosial. Retribusi ini juga sifatnya ada yang vertikal (atas dan bawah) dan yang horizontal.

Retribusi horizontal ini lebih ke transfer uang antar kelompok. Misalnya pada satu keluarga, saat orang tua akan menghidupi anaknya dan di masa depan anaknya itu yang akan bantu ekonomi keluarga. Sedangkan retribusi vertikal ini adalah dari yang kaya ke yang miskin.

Pengalokasian Kembali Pendapatan yang Menunjuk pada Transfer Uang dari Orang Kaya ke Orang Miskin Disebut Dengan Retribusi Vertikal

Pada dasarnya, retribusi pendapatan ini adalah upaya yang dilakukan oleh negara agar semua dapat hidup di kondisi yang lebih sejahtera. Contoh retribusi vertikal yang sering kita temukan di dalam sistem negara adalah pembayaran pajak yang lebih mahal dari orang yang kaya.

Sedang Trending :  Pemberian Subsidi Oleh Pemerintah, Penetapan Harga Bahan Bakar, Penentuan Tarif Impor Adalah Contoh Peran Rumah Tangga Pemerintah Sebagai Apa?

Dari pendapatan pajak orang kaya ini nantinya digunakan untuk menopang ekonomi dari yang miskin dengan cara meningkatkan produktivitas mereka. Misalnya dengan membangun jalan raya untuk menopang bisnis UMKM atau lewat beberapa fasilitas penunjang publik.

Ada juga subsidi di bahan kebutuhan utama seperti makanan dan bahkan kebutuhan rumah tangga. Tujuannya adalah untuk memberi keringanan ke yang kurang mampu untuk tetap bisa merasakan kemudahan. Dari retribusi vertikal ini juga setidaknya bisa membantu.

Indonesia masih mengalami fase kesenjangan ekonomi yang cukup parah. Sehingga untuk memangkas jarak ini, pemerintah mengadakan program penunjang seperti retribusi vertikal. Lewat program seperti ini diharapkan bisa memberikan kesan yang lebih merata. (SA)

Baca juga : Keuntungan utama ekspor adalah keuntungan dalam bentuk mata uang asing yang disebut apa?

Tinggalkan Balasan