Pengertian dan fungsi APBN dan APBD
Pengertian dan fungsi APBN dan APBD. Gambar oleh: Steve Buissinne from Pixabay Free License

Pengertian dan Fungsi APBN dan APBD

Pengertian dan fungsi APBN dan APBD tidak banyak diketahui. Padahal, hal tersebut adalah salah satu yang menunjang berjalannya pemerintahan Indonesia. Dalam dunia pemerintahan sendiri, terdapat banyak istilah dengan kondisi tidak umum. Tentu, kebanyakan masyarakat pasti tidak memahami maknanya.

Sebenarnya sebagai warga negara, akan lebih tepat jika memahami istilah-istilah tersebut secara baik. Ketika pemahaman mengenai istilah tersebut matang, seseorang bisa lebih memahami kondisi negara dengan baik. Dengan mengetahui istilah tersebut, seseorang juga akan memahami bahwa mengurus negara bukanlah perkara mudah.

Itu karena, terdapat banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika mengurusnya. Apabila Anda sedang mencari tahu dengan makna dari APBN dan APBD, ini adalah tempat terbaik. itu karena, kesempatan kali ini akan digunakan untuk membahas kedua istilah tersebut secara lebih rinci.

Pengertian dan Fungsi dari APBN

APBN adalah singkatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Nasional. Dengan keberadaannya, sebuah negara bisa memiliki anggaran belanjanya hingga beberapa waktu ke depan. Tentu, anggaran ini akan dialokasikan ke berbagai bidang. Pendidikan, kesehatan, hingga bidang lain juga akan diperhatikan oleh anggaran tersebut.

Dalam menentukan anggarannya sendiri, sebuah negara akan melewati proses panjang. Itu karena, diperlukan persetujuan dari DPR untuk menentukannya. Dengan adanya persetujuan tersebut, dapat dipastikan pengalokasiannya sudah tepat. Dengan ini, kemungkinan adanya uang yang tidak efektif menjadi lebih kecil.

Pengertian dan Fungsi dari APBD

Untuk APBD sendiri, ini adalah singkatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah. Fungsinya sendiri sama dengan APBN. Nantinya, anggaran ini akan digunakan untuk memajukan kualitas pendidikan, kesehatan, dan bidang lain. Namun, perbedaannya dari keduanya terletak pada cakupan.

Jika APBN digunakan untuk skala nasional, APBD lebih berfokus ke daerah atau provinsi. Dengan itu, anggarannya tentu lebih kecil dari APBN. Selain itu, persetujuannya juga tidak perlu sampai ke DPR. APBD akan disetujui oleh DPRD setempat. Ini sebenarnya sangat tepat mengingat DPRD lah yang paling mengetahui kondisi daerahnya sendiri.

Dapat dikatakan, keberadaan APBN serta APBD adalah sama pentingnya. Itu karena, keduanya berupa rincian anggaran untuk menjaga stabilitas negara. Apabila sebuah negara tidak memilikinya, kestabilan tersebut pasti terganggu. Semoga penjelasan mengenai pengertian dan fungsi APBN dan APBD ini bisa membantu. (tim penulis)

Baca juga: Tips Kredit Mobil Tanpa DP

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *