Promosi penjualan seperti pedang bermata dua
Promosi penjualan seperti pedang bermata dua. Gambar oleh: Rudy and Peter Skitterians from Pixabay Free License

Promosi Penjualan Seperti Pedang Bermata Dua

Promosi penjualan seperti pedang bermata dua. Di satu sisi, keuntungan sangat besar akan didapat ketika melakukannya. Namun di sisi lain, melakukan promosi penjualan juga bisa mempersulit kelangsungan bisnis. Pemasaran sendiri merupakan salah satu hal wajib dalam bisnis. Tidak mungkin sebuah usaha bertahan apabila hal ini tidak diperhatikan.

Di zaman sekarang, melakukan marketing sendiri bisa dilakukan dengan lebih mudah. Itu karena, kemajuan teknologi bisa dimanfaatkan sebagai media pembantu. Hanya dengan mengirim sebuah postingan, produk seseorang sudah bisa dilihat oleh orang dari seluruh dunia. Ini jelas sangat mempermudah.

Hal berbeda akan terasa apabila membandingkan dengan proses marketing pada beberapa tahun ke belakang. Di masa itu, melakukan marketing dapat dikatakan cukup sulit. Itu karena, internet belum se populer sekarang. Namun untuk kali ini, mari mengetahui terlebih dahulu tentang pemasaran sebagai pedang bermata dua.

Keuntungannya Terletak Pada Jangkauan Konsumen

Pertama, mari lihat dari keuntungannya terlebih dahulu. ini adalah hal yang banyak diketahui kebanyakan orang. Bagi mereka, penjualan adalah hal menguntungkan. Ini merupakan sesuatu yang sangat benar. Ketika melakukan penjualan, salah satu hal yang paling penting adalah bagaimana caranya produk bisa sampai ke target pasar.

Sedang Trending :  Anggaran Biaya dalam Proposal Berisi Apa Saja ?

Dengan melakukan promosi, target pasar bisa dipilih. ini membuat target pasar tersebut bisa mengetahui produk yang sedang ditawarkan. Ini jelas membuat mereka akan membeli ketika sedang membutuhkan produk. Dari sini, sangat jelas bahwa keberadaan promosi sangat menguntungkan dari segi bisnis.

Hal Ini Jelas Merupakan Pedang Bermata Dua

Namun, pemasaran juga bisa merugikan. Pertama, dibutuhkan dana untuk melakukan pemasaran efektif. Jika tidak berhasil mengelola dana dengan baik, kestabilan usaha akan terganggu. Selanjutnya, marketing juga memberikan anggapan usaha yang dijalankan belum begitu mapan.

Itu karena, beberapa orang menganggap melakukan pemasaran hanya dilakukan oleh usaha yang baru dijalankan. Terakhir, akan berbahaya apabila memasukkan informasi yang bukan fakta ketika memasarkan. Ini akan membuat kepercayaan konsumen kepada produk yang dipasarkan hilang.

Intinya, pemasaran adalah hal yang wajib. Namun, pastikan untuk memerhatikan setiap hal dengan baik. Lakukan segalanya dengan se efektif mungkin. Jangan sampai dirugikan di akhir karena hasilnya tidak sesuai harapan. Selalu ingat bahwa promosi penjualan seperti pedang bermata dua. (tim penulis)

Tinggalkan Balasan