Perubahan Atau Evolusi Konsep Pemasaran Pada Era Produksi, Era Penjualan, Era Konsep Pemasaran dan Era Relasi Pelanggan

Perubahan Atau Evolusi Konsep Pemasaran Pada Era Produksi, Era Penjualan, Era Konsep Pemasaran dan Era Relasi Pelanggan

Alkisahnews.com – Pada artikel ini kami akan men jelaskan berbagai perubahan atau evolusi konsep pemasaran pada era produksi, era penjualan, era konsep pemasaran dan era relasi pelanggan yang perlu para pembaca ketahui. Mari simak pembahasannya di bawah ini.

Perubahan Atau Evolusi Konsep Pemasaran Pada Era Produksi, Era Penjualan, Era Konsep Pemasaran dan Era Relasi Pelanggan

Namun, sebelum kita membahas lebih jauh, ada baiknya kita memahami secara singkat apa pengertian pemasaran atau marketing tersebut. Setelah paham baru kita mengenal bagaimana konsepnya.

Pengertian Pemasaran

Apa yang dimaksud dengan pemasaran? Seperti disebut sebelumnya, dalam bahasa Inggris pemasaran dikenal dengan sebutan marketing. Ini berasal dari kata market yang berarti pasar.

Apa yang dipasarkan? Jawabannya adalah jasa atau barang. Ini tidak hanya sebatas menjual atau menawarkan barang atau jasa tersebut, akan tetapi lebih besar dari hal itu. Dalam hemat katanya yaitu kegiatan membeli, menjual, distribusi, penyimpanan, penyortiran, dan lain-lain. Dalam dunia marketing, kegiatan ini dikenal dengan fungsi-fungsi marketing.

Baca Juga : Kapan Manajemen Itu Muncul ?

Tujuan Pemasaran

Lalu apa tujuan dari marketing tersebut? Marketing memiliki dua tujuan, antara lain:

1. Untuk Mencari Keseimbangan Pasar

Yang dimaksud di sini adalah keseimbangan antara pasar pembeli dan pasar penjualan, pendistribusian barang atau jasa dari wilayah surplus ke area yang minus, dari produsen kepada konsumen, dan dari pemilik jasa atau barang kepada pelanggan.

2. Untuk Memberi Kepuasan Kepada Konsumen

Tujuan pemasaran yang baik adalah bukan semata mencari untung sebesar-besarnya, akan tetapi memberikan kepuasan kepada para konsumen. Dengan begitu, marketing juga akan mengikutsertakan pihak yang berperan dalam bagian produksi. Jadi, istilah marketing bukan hanya dimiliki oleh sektor perdagangan.

Baca Juga : Contoh Aspek Pemasaran Dalam Proposal Usaha

Evolusi Konsep Pemasaran

Mengapa diistilahkan dengan kata konsep? Hal ini dikarenakan pandangan perusahaan kepada pasar atau kapabilitas perusahaan terhadap persaingan di pasar semakin lama semakin berkembang.

Ada 5 perkembangan konsep pemasaran, yaitu:

  1. Konsep Produksi (production concept)
  2. Konsep Produk (product concept)
  3. Konsep Penjualan (selling concept)
  4. Konsep Pemasaran (marketing concept)
  5. Konsep Sosial atau Relasi Pelanggan (social concept)

1. Konsep Produksi

Konsep ini berlatar belakang asumsi bahwasanya konsumen menginginkan produk yang murah dan mudah untuk didapatkan dimana saja.

Produsen yang menerapkan konsep ini akan memproduksi suatu produk barang atau jasa dalam jumlah besar (secara massal) dan menekan biaya produksi untuk efisiensi yang tinggi. Selain itu, diupayakan untuk menekan harga jual yang lebih murah dari pesaing.

Produsen akan mengirimkan produk yang dibuat massal tadi ke seluruh jangkauan konsumen agar menciptakan kondisi yang mudah didapatkan.

Konsep ini adalah konsep awal sang produsen untuk memulai menguasai pasar. Biasanya konsep ini akan berjalan mulus bilamana jumlah pesaing masih tergolong sedikit dan target pasar belum terlalu menilai suatu produk dari segi kualitas.

2. Konsep Produk

Bilamana barang atau jasa menjadi langka di pasar, maka produsen akan fokus beratensi kepada teknis pembuatan produk saja. Di sini produsen tidak memperhatikan bagaimana selera konsumen. Produk hanya berorientasi bagaimana selera produsen.

3. Konsep Penjualan

Di konsep ini, produsen memproduksi barang atau jasa lalu menjualnya dengan bermacam cara teknik promosi. Fokus penting dari konsep ini adalah berbagai macam cara promosi dilakukan secara maksimal. Promosi yang bersifat besar-besaran adalah ciri dan tanda utama konsep ini.

Pemahaman konsep ini adalah bahwasanya konsumen pasti akan membeli suatu barang bilamana mereka disetting untuk membeli.

4. Konsep Pemasaran

Pada konsep pemasaran, produsen tidak cukup memproduksi barang atau jasa dan tidak asal-asalan dalam melakukan promosi. Produsen akan fokus pada selera konsumen. Produsen memperhatikan kebutuhan dan keinginan dari para pelanggan dan calon konsumen.

Jadi, konsumen tidak hanya membeli sekedar barang fisik atau jasa belaka, akan tetapi mendapatkan sesuatu yang lain dari produk tersebut berupa kepuasan. Jika konsumen terpuaskan maka itu merupakan indikator kesuksesan dari produsen.

5. Konsep Sosial atau Relasi Pelanggan

Konsep ini bercirikan kemasyarakatan yang mempunyai rasa tanggung jawab dan wawasan sosial. Orientasi pada rasa tanggung jawab sosial dan kemanusiaan berdasarkan pada banyaknya kritik dan sorotan dari luar perusahaan. Oleh sebab itu, produsen harus mempunyai tanggung jawab moral untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat.

Simak Juga : Jelaskan Akun Modal Dalam Perseroan Terbatas

About administrator

Kami Menyediakan Informasi Berdasarkan Sumber Yang Kredibel dan Terpecaya

Tinggalkan Balasan