Dalam hal menyaring budaya asing maka kedudukan pancasila berfungsi sebagai
Ilustrasi Kedudukan Pancasila Terhadap Budaya Asing

Dalam Hal Menyaring Budaya Asing Maka Kedudukan Pancasila Berfungsi Sebagai Apa?

Dalam hal menyaring budaya asing maka kedudukan pancasila berfungsi sebagai jiwa dan kepribadian Bangsa. Tidak heran kalau begitu dibutuhkan oleh warga negara. Apalagi pengaruhnya cukup besar pada perjalanan kehidupan berbangsa.

Umumnya hal ini telah diajarkan di sekolah maupun tempat lainnya. Jadi, terbilang penting untuk dijalankan sepanjang hidup pada setiap golongan masyarakat. Terlebih jika ingin perdamaian selalu terjadi di nusantara.

Dalam Hal Menyaring Budaya Asing Maka Kedudukan Pancasila Berfungsi Sebagai Jiwa atau Kepribadian Bangsa

Perkembangan zaman membuat banyaknya budaya asing sangat mudah masuk di Indonesia. Pastinya memiliki akibat bagus seperti dunia terasa lebih modern. Termasuk dengan banyaknya teknologi masuk mempermudah kehidupan.

Belum lagi kita sudah semakin cepat dalam menikmati konten musik atau hiburan. Apalagi sudah menjadi keutamaan untuk kehidupan masyarakat. Tidak perlu lagi membutuhkan perjuangan terlalu sulit dalam pertukaran budaya.

Nantinya budaya dari luar negeri sebenarnya mampu membuat kehidupan bisa semakin bagus kalau positif. Apalagi terdapat banyak jenis budaya yang cukup bagus. Misalnya soal kerja keras maupun kepintaran soal teknologi.

Tapi dengan banyaknya budaya positif yang dapat kita nikmati, tidak menutup kemungkinan ada negatifnya. Misalnya seperti budaya terlalu boros ataupun terbuka. Terutama yang kurang cocok dengan kebudayaan negara tercinta.

Sedang Trending :  Keberagaman Suku yang Ada di Indonesia Harus Dimaknai Sebagai Apa?

Belum lagi banyak teknologi atau konten hiburan negatif mudah kita temui. Kemudian dapat menyulitkan serta menurunkan kehidupan positif negara kita. Jadi, perlu dihindari sebaik mungkin supaya tidak kehilangan jati diri.

Ternyata masalah semacam ini dapat kita hindari dengan Pancasila sebagai dasar negara. Nantinya kita akan selalu sadar pada dasarnya selalu mengikuti dasar tersebut. Tidak lain supaya tidak kehilangan sifat asli.

Pastinya sebagai orang Indonesia, kita harus selalu memiliki sifat ramah dan pandai berkomunikasi. Berbeda dengan asing yang kadang terlalu egois. Termasuk tidak terlalu banyak memperhatikan orang lain dalam kehidupan.

Ditambah hal ini juga cukup mempengaruhi dalam gotong royong yang dibutuhkan. Semua orang harus pandai dalam membantu serta memudahkan hidup orang lain. Apalagi telah menjadi ketentuan utama sebagai orang Indonesia.

Peran Pancasila lainnya nanti akan membuat kepribadian tidak terganggu dari pengaruh luar. Tidak masalah apabila selalu menggunakan sifat asli nusantara. Terlebih sangat positif dan tetap berkepribadian positif. (SA)

Baca Juga : Batik yang motifnya dibuat dengan hanya menggunakan tangan disebut apa?

Tinggalkan Balasan